Pakuniran Bersholawat

Selasa, 31/07/2018, Balai Desa Pakuniran mengadakan pengajian rutin setiap malam rabu wage dihadiri oleh warga Desa Pakuniran dan para kyai pondok pesantren yang berada di daerah Desa Pakuniran. Acara pengajian ini turut dimeriahkan dengan iringan sholawat dan lagu-lagu islami yang dibawakan oleh kelompok hadrah Desa Pakuniran. Selain pengajian, kegiatan ini juga menjadi salah satu kegiatan perkumpulan masyarakat desa agar bisa lebih mengeratkan tali silahturahmi antar dusun. Acara pengajian pada malam itu dibuka oleh sekertaris desa, Muhammad Taha dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Bapak Budi Hartono selaku Kepala Desa Pakuniran.

Puji-pujian sholawat dilantunkan dengan merdu dan khusyuk, beberapa warga yang berasal dari berbagai dusun mengikuti acara pengajian dengan hikmad, pengajian ini dertempat di balai Desa Pakuniran. Acara ini memiliki kesan tersendiri bagi mahasiswa mahasiswi KKN Universitas Jember yang ditempatkan di Desa Pakuniran dimana sebelumnya belum pernah mengikuti acara pengajian yang diadakan rutin setiap malam rabu wage di desa. Pengajian ditutup dengan doa oleh Kyai pondok pesantren dan dilanjutkan ramah tamah oleh bapak Kepala Desa Pakuniran dengan warga.

IMUNISASI DPT KEPADA ANAK USIA 1-19 TAHUN DI DESA PAKUNIRAN UNTUK PENCEGAHAN WABAH PENYAKIT DIFTERI

Gambar 1. Pelaksanaan Imunisasi di SDN Pakuniran 1

Kamis (26/7) Polindes Pakuniran, anggota koramil Kec. Maesan dan mahasiswa KKN 79 Pakuniran ikut serta dalam imunisasi DPT yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso. Imunisasi ini dilakukan untuk mencegah wabah penyakit Difteri. Penyakit Difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae yang menyerang bagian selaput lendir (mucus) pada tenggorokan dan hidung. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian jika tidak mendapatkan penanganan dengan tepat.

Sasaran imunisasi DPT ini, yaitu anak usia 1-19 tahun. Hal ini dikarenakan rentannya mereka terhadap berbagai macam penyakit, salah satunya difteri. Imunisasi DPT ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali pada tahun ini, yaitu pada bulan Maret, Juli dan Desember 2018 pada Desa Pakuniran.

Imunisasi DPT tidak tiap tahun dilakukan, melainkan melihat wabah yang sering menjangkit anak seusianya terjadi, seperti tahun sebelumnya imunisasi yang dilakukan ialah imuniasi MR untuk mencegah penyakit Campak.

Menurut Ibu Ulyl, bidan yang dinas di Desa Pakuniran, imunisasi akan dilakukan jika mendapat perintah dari Dinas Kesehatan Pusat untuk melakukan imunisasi pada masing-masing desa, karena obat yang diberikan langsung berasal dari Dinas Kesehatan pusat. Info juga diberikan oleh ibu bidan, jika Desa Pakuniran tidak ada yang terjangkit penyakit difteri ini. Jika ada anak yang terjangkit penyakit ini maka anak tersebut harus segera diisolasi untuk dibawa ke puskesmas terdekat. Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan hidup bersih pada rumah mereka agar wabah penyakit berbahaya dapat dihindari.

KOLABORASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN; PERPUSTAKAAN KELILING, KKN 79 DAN KORAMIL KECAMATAN MAESAN

 

Kamis (20/7) Anggota KORAMIL Kec. Maesan berkolaborasi dengan anggota KKN 79 dalam kegiatan perpustakaan keliling, yang diselenggarakan di salah satu SDN di desa Pakuniran, dimana bapak-bapak dari KORAMIL membagikan ilmu berupa buku-buku, video dan majalah-majalah bertema kebangsaan. Dalam rangka program kerja KORAMIL, yang mana perpustakaan keliling ini dilaksanakan secara bergilir di setiap sekolah di kecamatan Maesan, mereka menjelaskan bagaimana kegiatan dan tugas sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga NKRI. Dalam kegiatan ini, siswa-siswa tidak hanya diberi penjelasan mengenai kegiatan dan tugas TNI, namun bagaimana siswa dituntut memiliki kecerdasan, selain itu mengembangkan rasa kebangsaan sebagai generasi muda penerus bangsa adalah hal penting lainnya yang harus dimiliki. Acara ini berlangsung selama satu jam  dan diikuti oleh guru-guru, murid SDN Pakuniran 1, serta Mahasiswa KKN 79 Pakuniran. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh murid-murid SDN Pakuniran 1 dan berlangsung secara lancar. Aktivitas ini diakhiri dengan pemberian beberapa pesan, baik kepada siswa maupun mahasiswa KKN 79 Pakuniran dan foto bersama sebagai dokumentasi bersama.

Bermain dan Berbagi Ilmu: Kunjungan ke SDN Pakuniran 01 dan SDN Pakuniran 02

Senin, 16 Juli 2018 merupakan hari ketujuh bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember dan hari pertama masuk sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di SDN Pakuniran 01 dan SDN Pakuniran 02. Para siswa sedang tidak ada jam pelajaran dikarenakan pada hari itu merupakan hari pertama pengenalan sekolah bagi siswa baru kelas 1. SDN Pakuniran 01 terlihat sangat ramai dengan siswa–siswi yang bermain di halaman sekolah dan juga membeli jajanan yang dijajakan di dalam dan di luar pagar sekolah mereka. Ketika kami berkunjung, guru–guru juga sedang berada di luar ruangan dan beberapa sedang mengeluarkan buku–buku baru untuk kebutuhan koperasi sekolah dari mobil. Kunjungan mahasiswa KKN 79 Pakuniran ke sekolah–sekolah tersebut bertujuan memperkenalkan diri kepada adik–adik sekolah dasar sekaligus mensosialisasikan perihal bimbingan belajar yang akan dilakukan pada sore hari selasa dan kamis di setiap minggunya.

Kedatangan mahasiswa KKN 79 di SDN Pakuniran 01 disambut dengan hangat oleh Bapak Setyo Budi, selaku guru di sekolah tersebut. Kami diajak memasuki satu kelas, yaitu kelas 6. Siswa–siswi terlihat sangat antusias dengan kehadiran para mahasiswa KKN 79 Pakuniran di kelas mereka. Siswa–siswi dan juga tenaga pengajar di sekolah tersebut lebih sering menggunakan Bahasa Madura dalam proses kegiatan belajar mengajar. Puas berkenalan, mahasiswa dan siswa–siswi kelas 6 berswafoto bersama sebagai dokumentasi.

Gambar 1. Swafoto bersama siswa–siswi SDN Pakuniran 01

Kunjungan ke sekolah–sekolah dilanjutkan ke SDN Pakuniran 02. SDN Pakuniran 02 memiliki area sekolah yang lebih luas daripada SDN Pakuniran 01 dikarenakan sekolah tersebut merupakan gabungan dari dua sekolah yang dulunya adalah SDN Pakuniran 02 dan 03. Mahasiswa KKN 79 Pakuniran disambut oleh kepala sekolah SDN Pakuniran 02 yang selanjutnya diantarkan untuk memasuki kelas–kelas. Siswa–siswi terlihat tidak kalah antusiasnya saat kakak–kakak mahasiswa mengisi jam kosong di kelas dengan permainan sederhana sambal menyanyikan lagu–lagu kebangsaan dan lagu daerah. Beberapa dari siswa menanyakan letak posko agar dapat berkunjung dan belajar bersama.

  Gambar 2. Bersama kepala sekolah SDN Pakuniran 02.

 

Gambar 3. Di dalam kelas 5 SDN Pakuniran 02.

 

 

Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbub)

Senin (23/7), mahasiswa KKN melakukan pemaparan program kerja yang akan dilakukan selama 45 hari terhadap Desa Pakuniran sesuai dengan tema yang telah ditentukan pihak universitas. Sosialisasi peraturan bupati dikhususkan pada peraturan mengenai Sistem Administrasi Informasi Desa (SAID). Kegiatan ini dilakukan di Balai Desa Pakuniran yang diikuti seluruh perangkat desa, sebanyak 11 orang selama satu jam setengah.

Program kerja yang disampaikan meliputi program kerja utama dan pendamping yang dapat dilakukan secara bergantian. Program kerja utama yang akan dilakukan antara lain pembuatan website desa, pelatihan pengelolaan website, pelatihan SAID dan jurnalisme serta sosialisasi peraturan bupati. Program kerja pendamping, yaitu program pendukung yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas program kerja utama yang meliputi penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Sekolah Dasar Desa Pakuniran serta pelatihan budidaya tanaman secara hidroponik pada tiap dusun.

Sosialisasi peraturan bupati merupakan salah satu proker utama yang telah selesai dilakukan dengan lancar. Meskipun di akhir sesi sosialisasi, beberapa perangkat sempat membingungkan perbedaan antara Sistem Keuangan Desa (SisKeuDes) dan SAID. Perbedaan antara keduanya adalah, SisKeuDes merupakan sistem aplikasi yang dikhususkan untuk mengelola  keuangan desa, sedangkan SAID digunakan untuk mempermudah pengelolaan informasi desa seperti data penduduk, pembangunan dan kemiskinan.

KOLABORASI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN; PERPUSTAKAAN KELILING, KKN 79 DAN KORAMIL KECAMATAN MAESAN

Gambar 1: Anggota KORAMIL dan Anggota KKN 79 Pakuniran (foto: Suyarno)

Kamis (20/7) Anggota KORAMIL Kec. Maesan berkolaborasi dengan anggota KKN 79 dalam kegiatan perpustakaan keliling, yang diselenggarakan di salah satu SDN di desa Pakuniran, dimana bapak-bapak dari KORAMIL membagikan ilmu berupa buku-buku, video dan majalah-majalah bertema kebangsaan. Dalam rangka program kerja KORAMIL, yang mana perpustakaan keliling ini dilaksanakan secara bergilir di setiap sekolah di kecamatan Maesan, mereka menjelaskan bagaimana kegiatan dan tugas sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga NKRI. Dalam kegiatan ini, siswa-siswa tidak hanya diberi penjelasan mengenai kegiatan dan tugas TNI, namun bagaimana siswa dituntut memiliki kecerdasan, selain itu mengembangkan rasa kebangsaan sebagai generasi muda penerus bangsa adalah hal penting lainnya yang harus dimiliki. Acara ini berlangsung selama satu jam dan diikuti oleh guru-guru, murid SDN Pakuniran 1, serta Mahasiswa KKN 79 Pakuniran. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh murid-murid SDN Pakuniran 1 dan berlangsung secara lancar. Aktivitas ini diakhiri dengan pemberian beberapa pesan, baik kepada siswa maupun mahasiswa KKN 79 Pakuniran dan foto bersama sebagai dokumentasi bersama.